Senin, 02 April 2012

Kutipan Novel

Ini beberapa kutipan novel atau teenlit yang udah gue baca. mwehehe
check this out !
“Jangan tanya seberapa sedihnya gue ! Karena gue pun gak bisa menghitu tetes kesedihan itu” –Separuh Bintang
 “Yang namanya obat itu pasti rasanya pahit. Justru karena pahit baru berkhasiat. Kalo dikasih gula malah jadi gak berpengaruh. Makanya biar pahit lo mesti tahan seengganya lo mesti sembuh dari ketergantungan lo” –Separuh bintang
“Saat serpihan kenangan perlahan menghilang..... itu pasti karena waktu” –Separuh bintang
“Kalau sosok itu sudah tak lagi terjangkau, haruskah melepaskannya?” –Separuh bintang
“Cinta itu tidak membutuhkan alasan. Jika cinta membutuhkan alasan, ketika alasan itu hilang.... cinta itu akan hilang juga bersamanya” –Separuh bintang
“Seketika kenangan itu datang. Memunculkan rasa sedih, juga kangen yang menyakitkan” –Dia Tanpa Aku

“Kadang ada hal-hal yang pengen banget kita lupain tapi gak bisa Tar. Dalam kasus gue, bukan kadang lagi. Ada banyak banget hal yang pengen gue lupain kadang juga, ada kenyataan-kenyataan yang pengen banget kita lingkarin tapi gak bisa juga” –Jingga Dalam Elegi
“Sering gue berharap jadi orang yang apatis. Nggak peduli. Nggak punya emosi” –Jingga dalam elegi
“Hidup gue,Cuma ini. Nggak ada lagi. Nyia-nyiain berarti mati” –Jingga dalam elegi
“Hidup itu..... Cuma bisa nyanyi satu lagu aja. Elegi” –Jingga dalam elegi
“Masalah muncul kalo kami gak kuat. Nggak ada cara lain selain lari” –Jingga dalam elegi
“Dia tidak melakukan apa-apa, dia juga tidak perlu melakukan apa-apa. Yang paling penting adalah kenyataan dia ada dan saya bisa melihatnya” –Winter in tokyo
“Hanya melihatnya dan saya akan merasa saya bisa menghadapi segalanya” –Winter in tokyo
“Saya hanya berharap dia bisa melihat saya” –Winter in tokyo
“Selama dia bahagia, aku juga akan bahagia. Sesederhana itu” –Autumn in paris
“Sekarang.... saat ini saja.... untuk beberapa detik saja. Aku ingin bersikap egois” –Autumn in paris
“Tanpa beban, tuntutan atau harapan, aku ingin mengaku. Aku mencintainya” –Autumn in paris
“Jangan pergi dariku. Tetaplah disisiku” –Spring in london

“Aku gak tau apa itu cinta. Dia selalu jadi nomor satu buat aku” –Be my fairy
“Cowok gak pantes buat ditangisin!” –Be my fairy
“Cinta emang gak Cuma dilihat dari tampang ajakan?” –Be my fairy
“Cinta gak bisa ditebak. Kalau waktunya jatuh cinta ya jatuh cinta aja gak usah di tutup-tutupin” –Be my fairy
“Menurtku, cinta bukan Cuma butuh diungkapkan tapi juga butuh dibuktikan” –Be my fairy

“Jangan buang-buang tenaga untuk hal yang udah jelas gak ada gunanya” –Still
“Lo kangen tapi marah. Lo marah tapi kangen” –Still
“Aku cinta kamu. Sekarang mudah-mudahan sampai nanti” –Still
“Kalo lo gak bisa maafin, ya lebih baik lo lepas. Tapi kalo lo gak bisa ngelepas ya cobalah untuk memaafkan” –Still
“Amarah itu mematikan hati dan melukai, menutup maaf dan menciptakan benci” –Still
“Cinta itu gak bisa dipaksa. Hati gak bisa dikekang” –Still


“Jatuh cinta itu musuh akal sehat” –Manusia setengah salmon
“Cinta membuat orang jadi bodoh” –Manusia setengah salmon
“Putus cinta itu seperti disengat lebah. Awalnya tidak terlalu terasa, tetapi lama-kelamaan bengkaknya mulai terlihat” –Manusia setengah salmon
“Jatuh cinta sama kamu itu kayak naik histeria. Dibawa naik pelan-pelan, lalu dijatuhin tiba-tiba” –Manusia setengah salmon
“Naksir diam-diam itu komidi putar. Seakan berjalan, tetapi sebenarnya tidak kemana-mana” –Manusia setengah salmon
“Jatuh cinta bisa dengan orang yang tepat....., tapi di waktu yang salah” –Manusia setengah salmon
“Inilah kenapa namanya jatuh cinta: kebanyakan orang terbang terlalu tinggi dan jatuh terlalu keras” –Manusia setengah salmon
“Pindah juga bisa menyangkut urusan hati” –Manusia setengah salmon
“Hidup sesungguhnya adalah potongan-potongan antara perpindahan satu dengan yang lainnya. Kita hidup di antaranya” –Manusia setengah salmon
“Waktu mungkin obat yang paling baik untuk semua luka” –Manusia setengah salmon
“Ketika patah hati, maka prioritas utama dalam hidup ini adalah untuk tidak patah hati lagi” –Manusia setengah salmon
“Sesungguhnya terlalu perhatiannya orangtua kita adalah gangguan terbaik yang pernah kita terima” –Manusia setengah salmon




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar